AD-ART

AD/ART IMAMA

ANGGARAN DASAR (AD) ANGGARAN RUMAH TANGGA (ART)
IKATAN MAHASISWA DAN ALUMNI MAN AWIPARI

(IMAMA)

UNIVERSITAS PADJADJARAN

MUKADIMAH

Dengan rahmat Allah Yang Maha Esa, dengan dilandasi budi pekerti yang luhur dan kesadaran penuh akan tanggungjawab mempertahankan dan menjalin tali silaturahmi sebagai perwujudan rasa syukur dan bangga terhadap almamater.

Kami, Ikatan Mahasiswa dan Alumni Madrasah Aliyah Negeri Awipari (IMAMA) Kota Tasikmalaya berkewajiban untuk menjunjung tinggi agama Islam, mempertahankan kepribadian bangsa Indonesia serta aktif berbakti kepada agama, bangsa, dan almamater sebagai sebuah ikatan yang membentuk karakter umat dan berkhidmat kepada masyarakat guna kesejahteraan lahir batin, dunia akhirat.

Bahwa untuk kesempurnaan pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa alumni MAN Awipari sebagai generasi penerus perjuangan bangsa yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berdimensi menjangkau masa depan maka sepatutnya memperoleh jaminan kesejahteraan yang layak.

Dengan penuh rasa tanggung jawab atas terselenggaranya kekeluargaan, persaudaraan, dan persatuan warga alumni MAN Awipari, maka dengan memohon taufik dan hidayah Allah SWT, kami membentuk organisasi Ikatan Mahasiswa dan Alumni MAN Awipari  dengan Anggaran Dasar sebagai berikut

ANGGARAN DASAR (AD)

BAB I
NAMA, KEDUDUKAN, WAKTU, DAN LAMBANG ORGANISASI

Pasal 1
NAMA
Organisasi ini bernama Ikatan Mahasiswa dan Alumni Man Awipari yang kemudian disingkat dengan “IMAMA”

Pasal 2
KEDUDUKAN
Ikatan Mahasiswa dan Alumni Man Awipari (IMAMA)

berkedudukan di Kampus Universitas Padjadjaran.

Pasal 3
WAKTU
Ikatan Mahasiswa dan Alumni Man Awipari (IMAMA) didirikan di Bandung pada tanggal 28 Oktober 2009, sampai pada waktu yang tidak ditentukan.

Pasal 4
LAMBANG ORGANISASI
Lambang organisasi terlampir
BAB II
AZAS, PERINSIP, SIFAT, TUJUAN, USAHA, dan FUNGSI

Pasal 5
AZAS
IMAMA  Universitas Padjadjaran ini berasaskan Kekeluargaan dan Gotong Royong

Pasal 6
PRINSIP
Prinsip IMAMA  Universitas Padjadjaran adalah Profesional, Prestatif, disiplin, Kejuangan, Kreatifitas, Keadilan, Kebersamaan, Kekeluargaan, Kerakyatan, tolong-menolong dan Intelektualitas.

Pasal 7
SIFAT
IMAMA  Universitas Padjadjaran adalah organisasi Pelajar dan Mahasiswa

yang bersifat, kekeluargaan, musyawarah dan mufakat.

Pasal 8
TUJUAN
IMAMA  Universitas Padjadjaran bertujuan untuk menciptakan insan Pelajar dan Mahasiswa Alumni Man Awipari menjadi individu Intelektual yang bertaqwa, berilmu amaliah dan beramal ilmiah serta berusaha mengharumkan almamater baik di tingkat lokal, nasional dan Internasional.

Pasal 9
USAHA
Untuk mewujudkan Tujuannya, IMAMA  Universitas Padjadjaran melakukan Usaha:
1. Membina Kepribadian anggota yang bermoral, berakhlak, berintilektual dan berprestasi.
2. Mengembangkan potensi serta mendorong kreativitas anggota yang mencakup pendidikan, sosial, budaya dan olahraga.
3. Menjaga nama baik almamater.
4. Berperan aktif dan berpartisipasi dalam dunia pendidikan.
5. Usaha-usaha lain yang sesuai dengan azas organisasi untuk mencapai tujuan IMAMA.

Pasal 10
FUNGSI

Wadah pengembangkan minat, bakat, kreativitas, serta kepemimipinan pelajar mahasiswa Alumni MAN Awipari

Menampung dan memperjuangkan siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri Awipari untuk menghadapi tes seleksi masuk Universitas Padjadjaran

Sebagai sarana untuk berkonsultasi calon mahasiswa sebelum menghadapi tes masuk Universitas Padjadjaran

Sebagai wadah penghubung antara sekolah MAN Awipari, para Alumni MAN Awipari, Universitas Padjadjaran dan pihak stakeholders

BAB III
KEANGGOTAAN

Pasal 11
Keanggotan IMAMA  Universitas Padjadjaran bersifat aktif , kreatif, partisiatif, dan terbuka.

Pasal 12
Keanggotan IMAMA  Universitas Padjadjaran terdiri dari :
1. Anggota adalah seluruh pelajar dan mahasiswa Alumni MAN Awipari yang telah atau sedang menempuh pendidikan di Universitas Padjadjaran, baik jenjang S1, S2, S3, D1, D2, D3, D4, dan Program Spesialis

2. Pengurus harian adalah pelaksana fungsi harian organisasi.

Pasal 13
Keanggotaan dapat hilang sewaktu-waktu apabila:
1. Meninggal dunia.
2. Mengalami gangguan jiwa.
3. Melanggar Tata Tertib IMAMA

4. Dicabut keanggotaannya oleh organisasi IMAMA  Universitas Padjadjaran.

BAB IV
KEDAULATAN TERTINGGI

Pasal 14
Kedaulatan tertinggi IMAMA  Universitas Padjadjaran adalah Musyawarah Besar (MUBES)

BAB V
KEPENGURUSAN

Pasal 16
Sebelum menjalankan tugas dan kewajibanya, Pengurus IMAMA  Universitas Padjadjaran terlebih dahulu mengucapkan sumpah atau janji dihadapan MUBES .

BAB VI
HAK DAN KEWAJIBAN ANGGOTA
Pasal 17
HAK
Setiap Anggota IMAMA  Universitas Padjadjaran memiliki hak sebagai berikut:
1. Mendapatkan pendidikan organisasi.
2. Hak memilih dan dipilih dalam pemilu ketua IMAMA  Universitas Padjadjaran.
3. Mendapatkan informasi tentang organisasi.
4. Mengeluarkan pendapat dan Pikiran serta suara.
5. Pembelaan diri.
6. Perlakuan yang sama dalam organisasi.
7. Menggunakan fasilitas organisasi yang tersedia untuk kepentingan dan pencapaian tujuan organisasi

Pasal 18
KEWAJIBAN
Setiap Anggota IMAMA  Universitas Padjadjaran berkewajiban:
1. Menjunjung tinggi AD dan ART serta nilai-nilai yang dianut dalam Organisasi.
2. Menjaga nama baik IMAMA  Universitas Padjadjaran.
3. Memberikan sumbangan pemikiran untuk kemajuan organisasi.
4. Menjalankan tugas dan amanat organisasi dengan penuh tanggung jawab.
5. Menaati peraturan yang telah ditetapkan.
6. Membantu terlaksananya program kerja IMAMA  Universitas Padjadjaran
7. Menjaga fasilitas yang tersedia
8. Tidak menggunakan barang-barang organisasi untuk kepentingan pribadi

BAB VII
TUGAS DAN WEWENANG PENGURUS

Pasal 19
TUGAS
Pengurus Bertugas :
1. Pengurus berkewajiban Menjalankan amanat organisasi sesuai dengan AD/ART yang telah ditetapkan.
2. Mewakili organisasi dalam kegiatan luar.
3. Melaporkan dan mempertanggungjawabkan semua kegiatan organisasi dalam MUBES.

Pasal 20
WEWENANG
Wewenang Pengurus :
1. Menjalin kerjasama baik ke dalam atau ke luar organisasi.
2. Pengurus berwenang mengatur segala keputusan organisasi demi tercapainya tujuan organisasi sesuai dengan garis organisasi.

BAB VIII
PENGAMBILAN KEPUTUSAN ORGANISASI

Pasal 21
Pengambilan keputusan organisasi IMAMA  Universitas Padjadjaran adalah:
1. Musywarah Besar (MUBES)
2. Musyawarah Kerja (MUSKER)
3. Musyawarah Pengurus (Muspen)
4. Musyawarah Istimewa (MUIS)

BAB IX
MUBES, MUSKER, MUSPEN DAN MUIS

Pasal 22
MUBES
Mubes berwenang :
1. Mengevaluasi jalanya organisasi periode sebelumnya.
2. Membuat rekomendasi untuk perjalanan organisasi satu periode kedepan.
3. Mengubah, menetapkan, Mengamandemen atau mencabut Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART),.
4. Meminta pertanggugjawaban Ketua Umum,Wakil Ketua serta jajaran yang aktif diperiode sebelumnya, serta mengangkat Ketua Umum dan Wakil Ketua untuk satu periode ke depan.
5. Dilaksanakan sekurang-kurangnya satu kali dalam satu periode kepengurusan

Pasal 23
MUSKER
Musyawarah kerja (Musker):
1. Adalah musyawarah yang diikuti oleh seluruh Dewan Pengurus IMAMA  Universitas Padjadjaran
untuk menentukan program kerja organisasi
2. Dilaksanakan sekurang-kurangnya satu kali dalam satu periode kepengurusan

Pasal 24
MUSPEN
Musyawarah Pengurus (Muspen):
1. Adalah yang diadakan untuk membahas strategi pengelolaan dan kebijakkan organisasi
2. Dilaksanakan sekurang-kurangnya tiga kali dalam satu periode kepengurusan

Pasal 25
MUIS
Musyawarah Istimewa (MUIS) dapat dilaksanakan apabila :
1. Pengurus IKPMK Yogyakarta tidak dapat melaksanakan Mubes selama 6 bulan terhitung dari waktu dikukuhkan,
2. Ketua Umum dan Wakil Ketua secara bersamaan berhalangan tetap.
3. Ketua Umum dan Wakil Ketua melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.
4. Hal-hal lain yang krusial dan mengganggu stabilitas organisasi.
5. MUIS dapat dilaksanakan apabila diminta dan disetujui oleh 50% + 1 dari seluruh anggota IMAMA  Universitas Padjadjaran
dan harus hadir dalam musyawarah tersebut.

BAB VIII
KEUANGAN ORGANISASI

Pasal 26
Keuangan IMAMA  Universitas Padjadjaran
diperoleh dari :
1. Iuran anggota.
2. Sumbangan lain yang bersifat tidak mengikat dan yang tidak bertentangan dengan azas serta nilai – nilai organisasi.
3. Usaha – usaha yang sah dan halal.

BAB IX
PERUBAHAN AD/ART, PEMBUBARAN, PERUBAHAN NAMA ORGANISASI, dan INVENTARIS ORGANISASI

Pasal 27
PERUBAHAN AD/ART
Perubahan AD dan ART hanya dapat dilakukan pada MUBES IMAMA  Universitas Padjadjaran

Pasal 28
PEMBUBARAN ORGANISASI
Pembubaran IMAMA  Universitas Padjadjaran
hanya dapat dilakukan pada MUBES IMAMA  Universitas Padjadjaran
.
Pasal 29
PERUBAHAN ORGANISASI
Perubahan nama organisasi hanya dapat dilaksanakan dalam MUBES IMAMA  Universitas Padjadjaran

Pasal 30
INVENTARIS ORGANISASI
Inventaris organisasi akan diserahkan berdasarkan hasil keputusan MUBES IMAMA  Universitas Padjadjaran

BAB X
PENUTUP

Pasal 31
Hal – hal yang belum diatur dalam Anggaran Dasar akan diatur kemudian dalam Anggaran Rumah Tangga.

NGGARAN RUMAH TANGGA

BAB I
ATRIBUT ORGANISASI

Pasal 1
Lambang

Makna atau arti lambang:

Pasal 2
Bendera

(terlampir)

BAB II
SUMPAH PENGURUS

Pasal 3
Bunyi sumpah pengurus adalah:
Dihadapan Tuhan yang maha esa, dan disaksikan oleh semua elemen IMAMA Bahwa, saya:
Nama :
Jabatan :
Bersumpah akan menjalankan kewajiban untuk mengemban amanat dan menjalankan tugas organisasi dengan penuh tanggung jawab.

BAB III
KEPENGURUSAN

Pasal 4
1. Ketua adalah pimpinan tertinggi organisasi.
2. Ketua diangkat dan diberhentikan MUBES.
3. Ketua menjabat selama satu periode kepengurusan, satu periode kepengurusan berlangsung selama satu tahun.
4. Apabila ketua berhalangan tetap, maka Wakil Ketua diangkat sebagai pimpinan tertinggi organisasi.
5. Ketua, Wakil Ketua beserta jajarannya menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban dalam MUBES.

Pasal 5
1. Wakil Ketua bertugas membantu Ketua Umum dan memimpin perjuangan organisasi kedalam.
2. Wakil Ketua diangkat dan diberhentikan dalam Mubes.
3. Wakil Ketua menjabat satu periode kepungurusan, satu periode kepengurusan berlangsung selama satu tahun.

Pasal 6
1. Sekretris bertugas mengelola administrasi organisasi.
2. Sekretaris diangkat dan diberhentikan oleh Ketua Umum.

Pasal 7
1. Bendahara bertugas mengelola dan menentukan kebijakan keuangan atas persetujuan KETUA .
2. Bendahara diangkat dan diberhentikan Ketua Umum.

Pasal 8
1. Ketua Umum dan Wakil Ketua yang terpilih berwenang membentuk unit kerja organisasi.
2. Unit kerja organisasi dipimpin oleh satu orang sebagai koordinator.

BAB IV
SANKSI SANKSI

Pasal 9
1. Anggota dan pengurus dianggap melakukan pelanggaran ringan apabila melalaikan tugas-tugas organisasi.
2. Anggota dan pengurus dianggap melakukan pelanggaran berat apabila melanggar AD, ART dan nilai-nilai yang dianut organisasi.

Pasal 10
Apabila anggota IMAMA  Universitas Padjadjaran melakukan pelanggaran maka akan dikenakan sanksi yang berbentuk :
1. Teguran lisan.
2. Teguran tertulis.
3. Dikeluarkan dan dicabut haknya sebagai anggota organisasi.

Pasal 11
Sanksi pemecatan disahkan dan dijatuhkan oleh ketua umum, dengan persetujuan 50% + 1 dari seluruh pengurus harian organisasi.

BAB V
PEMILIHAN KETUA IMAMA  UNIVERSITAS PADJADJARAN

Pasal 12
Panitia Pemilihan Ketua IMAMA  Universitas Padjadjaran adalah panitia independent yang dibentuk oleh pengurus IMAMA  Universitas Padjadjaran demisioner.

BAB VI
BAGAN ORGANISASI

Pasal 13
Bagan organisasi IMAMA  Universitas Padjadjaran adalah sebagai berikut :

(terlampir)

BAB VII
STRUKTUR ORGANISASI

Pasal 14
Keorganisasian IMAMA  Universitas Padjadjaran terdiri dari
1. Dewan Penasehat Organisasi (DPO)
2. Dewan Pengurus IMAMA

3. Penanggung jawab
4. Anggota

Pasal 15
DPO
DPO bertugas memberikan saran dan gagasan kepada pengurus IMAMA  Universitas Padjadjaran baik diminta atau tidak diminta

Pasal 16
DEWAN PENGURUS IMAMA

Dewan pengurus IMAMA  Universitas Padjadjaran adalah pengurus IMAMA  Universitas Padjadjaran yang terdiri dari: ketua, wakil ketua, sekretaris, bendahara, dan dibantu oleh staf pengurus organisasi.

BAB VIII
BERHALANGAN TETAP

Pasal 17
1. Jika ketua berhalangan tetap, maka digantikan oleh wakil ketua sampai diadakan pemilihan selanjutnya
2. Jika pengurus berhalangan tetap, maka proses akan dilakukan oleh pengurus bersangkutan di bidangnya

Pasal 18
Alasan berhalangan tetap:
1. Meninggal Dunia
2. Keluar sebagai anggota IMAMA  Universitas Padjadjaran
3. Mengundurkan diri dengan LPJ selama masa jabatan yang telah ditempuh
4. Mengalami gangguan jiwa fisik maupun psikis yang permanent

BAB IX
KESEKRETARIATAN

Pasal 19
Sekretariat IMAMA  Universitas Padjadjaran berlokasi di Jl. Dipati Ukur 35 Bandung

BAB X
PERUBAHAN

Pasal 20
1. Perubahan Anggaran Rumah Tangga hanya dapat dilakukan dalam MUBES IMAMA  Universitas Padjadjaran

2. Putusan dianggap sah apabila mendapat persetujuan sekurang-kurangnya 50%+1 dari peserta penuh yang hadir dalam Mubes IMAMA  Universitas Padjadjaran

BAB XI
PENUTUP

Pasal 21
Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Rumah Tangga akan diatur kemudian.

Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) IMAMA  Universitas Padjadjaran berlaku sejak tanggal ditetapkan.

Ditetapkan :

Sekretariat IMAMA
Tanggal : …………………
Jam : …………….WIB
Pimpinan Sidang

……………………
(Ketua)

……………………….

(Wakil Ketua)

…………………………..
(Sekretaris)




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: