28 02 2010

Mahasiswa Unpad Wakili Indonesia dalam ASLI 2010 di Malaysia

24 Februari 2010

Laporan oleh: Erman

[Unpad.ac.id, 24/02] Tiga mahasiswa Unpad mewakili Indonesia dalam ASEAN Student Convention of Leadership and Integrity (ASLI) 2010 di Malaysia pada 16 – 19 Februari 2010 lalu. Konvensi mahasiswa ASEAN yang baru pertama kali diadakan itu dihadiri oleh kurang lebih 80 mahasiswa dari Indonesia, Kamboja, Singapura, Vietnam, Indonesia, dan Malaysia.

Adipta Wisnuwardani, M. David, dan Siska Haryani *

Ketiga mahasiswa Unpad tersebut seluruhnya berasal dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), mereka adalah Siska Haryani, mahasiswa jurusan Hubungan Internasional angkatan 2006, M. David (Hubungan Internasional angkatan 2007), dan Adipta Wisnuwardani (Ilmu Pemerintahan angkatan 2009). Hanya Unpad yang mewakili Indonesia dalam konvensi tersebut.

“Konvensi ini membicarakan bagaimana mahasiswa dapat menjadi pemimpin yang baik di masa depan, berkontribusi membangun ASEAN agar bisa hidup damai dalam keanekaragaman suku, agama, dan ras, serta menjadikan ASEAN lebih terpandang dalam kancah internasional,” ujar Siska Haryani, saat ditemui di Kampus Unpad Jln. Dipati Ukur 35 Bandung, belum lama ini.

Selain memperoleh materi tentang kepemimpinan dan integritas, masing-masing delegasi juga diberi waktu untuk mempromosikan negara dan kampusnya kepada seluruh peserta konvensi. Kesempatan itu tidak disia-siakan oleh trio mahasiswa Unpad yang hadir di sana. “Kami memperkenalkan Unpad, dan mempromosikan bahwa Unpad memiliki program pendidikan yang baik dan menyelenggarakan program magister dan doktor bagi mereka yang ingin melanjutkan studi,” ujar Siska.

ASEAN Student Convention of Leadership and Integrity 2010Berfoto bersama beberapa peserta konvensi lain *

Menurut Siska yang pada closing ceremony terpilih untuk membawakan pidato penutup mewakili seluruh peserta konvensi, ASLI akan diselenggarakan secara rutin setahun sekali. Meski demikian, saat ini belum ditentukan negara mana yang akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan berikutnya.

“Ternyata, hidup dalam keberagaman itu sangat indah. Tidak jadi masalah jika kita berbeda-beda, namun dengan menjalin kerja sama yang baik untuk membangun ASEAN, kita bisa menikmati keberagaman itu dengan damai,” ujar Siska saat ditanya apa manfaat yang dirasakannya setelah mengikuti konvensi tersebut. *

Iklan

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: