Hari Ini, 27.991 Peserta Ikuti SNMPTN

17 06 2010

Hari Ini, 27.991 Peserta Ikuti SNMPTN

konperensi pers SNMPTN Panlok Bandung[Unpad.ac.id, 16/06] Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2010 berlangsung secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. Sebanyak 27.991 calon mahasiswa baru hari ini melaksanakan ujian tulis di Bandung, yang terdiri dari Tes Potensi Akademik dan Tes Bidang Studi Dasar, yaitu Matematika, Bahasa Inggris, dan Bahasa Indonesia. Peserta ujian kali ini terdiri dari 10.479 orang dari kelompok IPA, 9.806 dari kelompok IPS, dan 7.706 dari kelompok IPC.

Para rektor dari 4 PTN di Bandung memberi keterangan saat konperensi pers SNMTPN Panlok Bandung (Foto: Dadan T.)

Pada dasarnya, pelaksanaan SNMPTN tahun ini tidak jauh berbeda dari pelaksanaan saringan masuk perguruan tinggi di tahun sebelumnya. Adanya perbedaan hanya lah dimana pendaftaran tahun ini sepenuhnya dilakukan secara online. Demikian disampaikan Rektor Unpad, Prof. Ganjar Kurnia, saat melakukan konferensi pers bersama tiga Rektor lainnya, yaitu Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Sunaryo Kartadinata, Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Nanat Fatah Natsir, dan Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB), Akhmaloka di Gedung Labtek V, ITB Jalan Ganesha 10 Bandung, Rabu (16/06).

Kemudian yang juga membedakan, tambah Prof. Ganjar, panitia harus melakukan verifikasi data-data yang dimiliki para calon mahasiswa 30 menit sebelum pelaksanaan ujian. “Jika sebelumnya verifikasi data telah dilakukan ketika mendaftar secara manual, kali ini verifikasi dilakukan sebelum ujian, berupa data identitas, kelengkapan ijasah, dan lainnya,” tutur Ganjar Kurnia menjawab pertanyaan para wartawan mengenai gambaran pelaksanaan SNMPTN tahun ini.

Pada kesempatan yang sama, Rektor ITB Akhmaloka menyatakan bahwa jumlah peserta SNMPTN tahun ini meningkat di bandingkan tahun sebelumnya, bahkan melampaui target, “Jika sebelumnya Panlok Bandung menargetkan sebanyak 27.000 peserta, data terakhir yang telah mendaftar secara online dan mencetak kartu tanda bukti pendaftaran mencapai hampir 28.000 peserta,” kata Akhmaloka.

Terkait dengan kuota penerimaan mahasiswa baru jalur SNMPTN di empat Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang ada di kota Bandung (Unpad, ITB, UPI, dan UIN), para rektor menjelaskan secara rinci kuota penerimaan mahasiswa di masing-masing perguruan tinggi. Untuk Unpad, Prof. Ganjar menjelaskan Unpad memiliki kuota sebanyak 3.100 mahasiswa. “Memang lebih rendah dari tahun sebelumnya, dimana tahun sebelumnya kami menerima 3.500 orang. Tetapi tahun ini kami juga menerima 500 mahasiswa dari program beasiswa Bidik Misi,” kata Rektor Unpad.

Sementara untuk kuota penerimaan di UPI, Prof. Sunaryo menjelaskan bahwa UPI menerima mahasiswa baru lewat jalur SNMPTN sebanyak 2.345 orang dan 450 orang dari Bidik Misi. Sedangkan UIN SGD menerima sebanyak 640 orang, ditambah dengan 80 orang dari Bidik Misi. Untuk ITB, Rektor Akhmaloka pun menjelaskan bahwa ITB menerima sebanyak 1.130 mahasiswa dan 400 mahasiswa dari Bidik Misi.

Ketika ditanya wartawan mengenai kemungkinan mahasiswa yang lulus dan tidak melakukan proses registrasi, Rektor UPI, Sunaryo menjelaskan bahwa seseorang yang diterima di sebuah jalur seperti SNMPTN dan tidak mengambil kesempatannya, kursi kosong yang tidak terisi tersebut tidak bisa digantikan oleh siapapun. “Jadi hal-hal seperti itu tentu saja dibiarkan. Melakukan registrasi atau tidak adalah hak mereka,” kata Prof. Sunaryo.

Senada dengan Rektor UPI, Rektor Unpad juga menekankan bahwa dalam SNMPTN tidak ada istilah pengisian kursi kosong. “Nanti malah jadi preseden. Masa penerimaan dibuka kembali hanya karena ada kursi yang tidak terisi? Malah momentum seperti ini menjadi celah bagi orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” tegas Prof. Ganjar.

Disinggung pula rencana Kementerian Pendidikan Nasional terkait penambahan kuota, para rektor mengemukakan bahwa kalaupun akhirnya diberlakukan, untuk PTN yang ada di Kota Bandung tidak akan menjadi masalah. Selain jalur SNMPTN, empat PTN di Bandung ini juga melakukan penerimaan melalui jalur lainnya. Di ITB misalnya, penerimaan di luar SNMPTN dilakukan melalui jalur USM, sedangkan di Unpad dilakukan melalui jalur SMUP. Begitu pula UIN SGD dan UPI yang memiliki jalur PMDK.

“Memang banyak alternatif yang dapat dipilih mahasiswa, tetapi akses dibuka lebih luas lewat jalur SNMPTN” kata Sunaryo. (eh)*

Iklan

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: