Tim Kesenian Unpad Memukau Publik Paris

20 10 2010

[Unpad.ac.id, 20/10] Tim Kesenian Unpad yang tampil di Conservatoire Antony, Paris, Perancis berhasil memukau 250 lebih penonton yang memadati gedung tersebut pada Sabtu (14/9) lalu. Pentas Tim Kesenian Unpad kali ini khusus mempergelarkan berbagai seni dari Jawa Barat (Sunda), dengan tujuan bukan saja memperkenalkan tetapi juga mendekatkan kesenian tersebut kepada masyarakat Anthony di Paris. Mengingat sebelumnya sering pula pertunjukan serupa digelar untuk menghibur masyarakat Paris.

Penonton di Conservatoire Antony Paris antusias berpartisipasi memainkan angklung (Foto: Dadan T.)

Pertunjukan dihadiri Kuasa Usaha RI untuk Paris, Maruli Tua Sagala, Deputy Major Anthony (Wakil Walikota Anthony), Anny Leon, dan Direktur Guy Borderieux, Issabelle Donnet ini, PR II Unpad Prof. Dr. Rina Indiastuti, dan Direktur Kerjasama Unpad Ramdan Panigoro, isi dengan berbagai pertunjukan kesenian seperti tari-tarian, wayang golek, rampak kendang, arumba, dan alunan kacapi suling.

Bukan hanya tarian yang berhasil memukau penonton, tetapi juga permainan wayang golek yang mengusung tema aktual tentang lingkungan hidup. Dilanjutkan suguhan rampak kendang yang membuat semua penonton tersihir oleh gempitanya yang riang diselingi permainan kocak para penabuh kendang. Bahkan sore hari sebelum pementasan dimulai, Tim Kesenian Unpad yang dipimpin oleh Ayi Deni atau lebih akrab dipanggil Kang Abo, mengajak para siswa Conservatoire Anthony untuk mengikuti workshop bagaimana cara memainkan kendang, kacapi, dan suling, termasuk bagaimana cara menari tari Jaipongan.

Dalam sambutannya Maruli mengatakan, Indonesia memiliki ragam kesenian tradisional yang kaya dan tersebar dari Sabang sampai Merauke. Kekayaan ini menjadikan Indonesia sebagai negeri yang khas dan elok, bukan saja alamnya tetapi juga seni dan budayanya. Sementara, Direktur Guy Borderieux, Issabelle Donnet, mengatakan, seni itu bersifat universal. Melalui bahasa yang tidak bersifat verbal, seni dapat menjalin hubungan antarbangsa tanpa melihat perbedaan.

Sejumlah siswa Conservatoire Antony Paris mengikuti workshop kendang bersama tim UPT Kesenian Unpad (Foto: Dadan T.)

Usai pertunjukan, Deputy Major Anthony Anny Leon mengatakan, semua pertunjukan yang dipergelarkan Tim Kesenian Unpad sangat luar biasa. Bukan saja sangat indah dilihat tetapi juga dinamis dan ritmis dalam gerak. “Saya juga sangat kagum dengan kostumnya yang indah, C’est joilie!” Ujarnya.

Di penghujung pergelaran, seluruh penonton diajak bermain angklung dalam sessi “how to play” yang dipandu Nadya. Panggung pun semakin meriah saat penonton berhasil memainkan lagu “My way”, “You Rise Me Up”, “La Rose”, dan “Es Lilin”.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: