Empat Calon Rektor Unpad tidak Bersedia Tanda Tangani Kontrak

31 10 2010

JATINANGOR, (PR).- Dari tujuh calon rektor yang menghadiri acara Dialog Ter­buka “Rektor Unpad Visioner dan Mencintai Mahasiswa” di Bale Santika Kampus Unpad Jatinangor, Jumat (29/10), em­pat di antaranya menolak me­nandatangani kontrak bertajuk “Janji Rektor Kepada Maha­siswa” yang disodorkan maha­siswa bagi para calon Rektor Unpad periode 2011-2015-

Mereka yang menolak ada­lah Dadang Suganda, Dede Ma­riana, Ganjar Kurnia, dan Oe-kan S. Abdoellah.

Menurut Dede Mariana, cara menyampaikan aspirasi Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM Kema) Un­pad dengan kontrak tersebut merupakan hal di luar kepatut­an dan tidak beradab. Ia me­ngatakan, prinsip demokratis yaitu yang membuat janji ada­lah seseorang yang berjanji.

“Bukan orang lain yang membuatkan janji,” ujarnya.

Dede keberatan dengan bebera­pa poin berisi komitmen rektor yang berpotensi melanggar atu­ran yang ada. Misalnya, tentang janji rektor yang harus mewu­judkan pelibatan mahasiswa dalam pemilihan rektor.

Sama halnya dengan Ganjar Kurnia yang menilai, janji da­lam kontrak itu dapat melang­gar aturan pemilihan rektor yang telah ditetapkan oleh per­aturan undang-undang.

“Yang ada dalam peraturan pemilihan itu kan anggota se­nat. Aspirasi bagi mahasiswa sudah disediakan melalui fa­kultas masing-masing,” ucap­nya.

Sementara itu, calon Rektor Unpad Budi Nurani menanda­tangani kontrak tersebut de­ngan mencoret poin tentang pe­libatan mahasiswa secara aktif dalam pemilihan rektor itu. Asep Kartiwa dan Tri Hanggo­no A. bersedia menandatangani kontrak penuh, sedangkan Kus-mayadi Suradi berhalanganhadir pada acara itu.

Presiden BEM Kema Unpad, yang juga penggagas acara ter­sebut. Asep Rovi, kecewa deng­an penolakan tersebut. Ia me­ngatakan, kontrak itu bukanlah cara mahasiswa untuk meng­hancurkan Unpad. Hanya, sela­ma ini Unpad tidak pernah me­libatkan mahasiswa dalam seti­ap penentuan dan pengambilan kebijakan yang dikeluarkan kampus, termasuk pemilihan rektor ini.

Di Bandung, Ketua Panitia Pemilihan Calon Rektor Unpad 2011-2015, Prof. Dr. Johan S. Mashjur, dr., Sp. PD-KEMD., Sp.KN. mengatakan, sistem penghitungan suara pada pe­milihan Rektor Unpad periode 2011-2015 yang berlangsung 4 November mendatang akan di­lakukan secara manual dan elektronik. Perhitungan secara manual dilakukan untuk meng­antisipasi jika terjadi gangguan pada teknologi informasi. (A-196/A-187)


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: