Rencanakan Kerja Sama Lanjutan, Universiti Utara Malaysia Kunjungi Unpad

8 12 2010

[Unpad.a.c.id, 8/12] Dalam rangka peninjauan langsung dan untuk menjalin kerja sama kembali dengan Unpad, rombongan Universiti Utara Malaysia (UUM) yang terdiri dari 23 orang datang berkunjung. Bertempat di Ruang Serba Guna (RSG), Gedung Rektorat Lama Unpad, Jln. Dipati Ukur No. 35, Bandung, Rabu (8/12), rombongan yang dipimpin oleh Prof. A. Rahman tersebut diterima langsung oleh Direktur Kerja Sama Unpad, Ramdan Panigoro, dr., Ph.D.

Prof. A. Rahman (tengah) dan Ramdan Panigoro, PhD (Foto: Tedi Yusup)

“Kami sangat berterimakasih atas kunjungan ini. Kami tentunya ingin melanjutkan kerja sama ini. Yang penting sekarang bahwa teman-teman FISIP Unpad yang sedang studi S-3 di UUM agar cepat selesai, dan nanti bisa mengajak yang lain. Saya harap pertemuan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujar Ramdan.

Banyak mahasiswa dari Unpad yang sedang menempuh studi untuk mengambil gelar Ph.D di UUM. Kebanyakan dari mereka berasal dari FISIP Unpad yang memang mangambil konsentrasi tentang sosial politik dengan tema yang beragam. Kerja sama antara Unpad dan UMM sebenarnya bukanlah yang pertama kali. Prof. Rahman menceritakan bahwa pertemuannya dengan pihak Unpad sudah berlangsung beberapa kali sejak tahun 2004.

“Sungguh menggembirakan bisa bertemu pak Ramdan disini. Saya ingat waktu pertama bertemu, kami disambut sangat baik. Kami bertemu di Wisma Unpad waktu itu. Semoga dengan pertemuan ini bisa semakin mempererat hubungan kerja sama kita kedepannya,” tutur Prof. Rahman.

Prof. Rahman mengatakan tujuannya ke Unpad adalah untuk mengunjungi dan memantau perkembangan mahasiswa S-3 UUM yang berasal dari Unpad, dan sedang berada di Indonesia. Selain itu, Prof. Rahman membawa tawaran tentang kemungkinan studi dibeberapa program studi di Institut Tun Mahatir, Malaysia dan di UMM.

“Kami pun datang dengan membawa misi untuk pemantapan program studi baru untuk S-3. Dan kami ingin Unpad juga menjadi bagian dari rencana ini dengan mengirimkan mahasiswanya untuk belajar di tempat kami,” jelasnya.

Prof. Rahman menceritakan bahwa keberhasilan UUM hingga bisa menghasilkan lulusan S-3 tidak terlepas dari peran dari mahasiswa asal Indonesia. Karena banyak dari mereka yang mengambil pendidikan di UUM. Sampai sekarang memang UUM baru bekerja sama dengan universitas di dua negara, yaitu Indonesia dan Thailand.

Bagi Prof. Rahman, untuk meraih gelar ph.D ibarat kita menjadi seorang tukang cerita. Diawali dengan pengumpulan ceritanya, dalam hal ini teori, kutipan, dan bukti-bukti setelah itu direfleksikan barulah dibuat menjadi tesis. Setelah jadi kerangka ceritanya, barulah kita menceritakannya. Kemudian dalam prosesnya, bahwa penting untuk mensingkronkan antara aspek eskternal dan internal, sehingga tidak ada salah persepsi yang bisa merugikan.

PhD is a lonely process and just like collecting story. Tapi cerita ini harus dikumpulkan berdasarkan sumber dan data-data yang akurat. Jangan sampai ada kesalahan, karena bisa beakibat fatal bagi keabsahan dari tesis yang dimaksud,” pungkasnya.

Iklan

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: