Yayasan Takmir Pendidikan Malaysia Ingin Jalin Kerja Sama dengan Unpad

18 12 2010

[Unpad.ac.id, 17/12] Unpad kembali dikunjungi oleh institusi pendidikan asal Malaysia. Kali ini Unpad menerima kunjungan rombongan dari Yayasan Takmir Pendidikan (YTP) Malaysia yang terdiri dari 25 orang tersebut. Kedatangan mereka adalah untuk menjajaki kemungkinan kerja sama dengan pihak Unpad terutama di bidang pendidikan.

Rombongan Yayasan Takmir Pendidikan Malaysia berdialog dengan pihak Unpad di Executive Lounge Gedung Rektorat Kampus Unpad (Foto: Malikkul Shaleh)

“Menjadi sebuah kehormatan bagi Unpad untuk bisa kembali menyambut kedatangan teman-teman dan Malaysia. Kita selalu membuka kemungkinan untuk bisa bekerjasama berkaitan dengan penyelenggaraan pendidikan. Apalagi telah banyak kerja sama yang terjalin dengan berbagai institusi pendidikan di Malaysia sebelumnya,” ujar staf Pembantu Dekan Bidang Akademik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unpad, H. Hadiyanto Abdul Rahim, S.Sos., M.Ikom, saat memberikan pengarahan pada acara penyambutan yang diselenggarakan di ruang Executive Lounge Gedung Rektorat Baru Unpad Jln. Dipati Ukur No. 35 Bandung, Jumat (17/12).

Dalam suasana diskusi yang hangat tersebut, ketua rombongan dari YTP Malaysia, Ahmad Tajuddin Abdul Hamid, mengutarakan maksud dan tujuan mereka mengunjungi Unpad. Ahmad mengatakan telah banyak  mengetahui bahwa Unpad banyak menjalin kerja sama dengan pihak Malaysia di bidang pendidikan. Sama halnya dengan yang telah ada, YTP Malaysia pun ingin bekerja sama dengan Unpad terutama untuk penyelenggaraan pendidikan tingkat Sarjana (S-1).

“Apakah ada kemungkinan bagi para pelajar kami asal Malaysia untuk mendapatkan pengajaran dari para dosen Unpad tanpa harus datang ke Bandung?, karena kalau itu memungkinkan akan baik sehingga akan memangkas pembiayaan studi,” tutur Ahmad.

Menanggapi hal tersebut, Hadiyanto mengatakan bahwa segala kemungkinan tersebut bisa saja terealisasi di kemudian hari. Hadiyanto memastikan bahwa segala harapan dan keinginan dari pihak YTP akan disampaikan kepada pimpinan Unpad untuk sekiranya dipelajari lebih dalam.

“Insyaallah nantinya akan berkembang ke arah kesepakatan kerjasama. Semua hasil pertemuan ini akan kami sampaikan kepada pimpinan. Dan alangkah baiknya jika dari pihak YTP untuk bisa mengajukan proposal sehingga apa-apa yang menjadi keinginan dari YTP bisa lebih jelas dan rinci untuk selanjutnya kami pelajari,” lanjutnya.

YTP Malaysia merupakan yayasan yang mulai beroperasi pada tahun 2001. Pada awal pembentukannya, YTP diberi tanggungjawab oleh Angkatan Belia Islam Malaysia (ABIM) Pusat, untuk merancang, memantau, mengurus, menyelaraskan dan mempastikan semua institusi pendidikan ABIM berada pada landasan yang betul dan tepat, selaras dengan cita-cita dan hasrat falsafah Pendidikan Islam.

Dalam penjajakan ini, kedua belah pihak saling memberikan informasi terkait keadaan masing-masing institusi. Hadiyanto menjelaskan seputar mekanisme penerimaan mahasiswa baru dan tentang gambaran kehidupan mahasiswa di Unpad. Beliau juga mengatakan, tidak ada batasan umur untuk bisa mengenyam pendidikan di Unpad hanya saja lama studinya yang dibatasi.

“Untuk bisa masuk Unpad, bisa dengan mengunakan jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) yang diselenggarakan negara, Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP), dan juga melalui kerjasama. Lebih jelas mengenai program studi, seleksi masuk, biaya pendidikan dan banyak hal lainnya bisa diakses melalui website resmi Unpad, yaitu www.unpad.ac.id ,” ungkap Hadiyanto.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: