UISA Sambut Mahasiswa Internasional Baru di Unpad

23 12 2010

[Unpad.ac.id,22/11] Seperti tahun-tahun sebelumnya, Unpad menerima mahasiswa internasional dari berbagai negara untuk mengenyam pendidikan di Unpad. Beberapa diantaranya ada yang khusus datang untuk belajar Bahasa Indonesia di UPT Kebahasaan Unpad, ada pula yang kuliah di program reguler dan internasional di beberapa fakultas. Sebagian dari mereka adalah penerima beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (Developing Countries Partnership Scholarship/DCPS) untuk kuliah S-2 di Indonesia.

Para mahasiswa internasional yang belajar di Unpad, mereka tergabung di The Unpad International Students Association (UISA) *

Untuk mengawali hari-hari para mahasiswa internasional tersebut kuliah di Unpad, The Unpad International Students Association (UISA), yaitu himpunan mahasiswa internasional di Unpad, menyambut mereka dalam sebuah acara orientasi selamat datang dan pesta penyambutan di Gedung Pusat Bahasa (UPT Kebahasaan) Unpad di Jln. Ir. H. Juanda No. 248 Bandung, Jumat (19/11) lalu.

“UISA merencanakan acara ini sebelum mereka tiba disini. Saya senang bahwa kita, UISA, berinisiatif mengadakan acara ini,” jelas Presiden UISA, Miray Razanajatovo, mahasiswa asal Madagaskar.

Pada kesempatan tersebut, Jalloud Abdul, asal Filipina, mendapat kesempatan untuk memberikan inspirasi bagi para mahasiswa baru tersebut. “Saya, secara pribadi mengucapkan selamat datang kepada mahasiswa baru, dan saya tahu itu akan sulit untuk beberapa bulan pertama mereka di sini. Namun, kuncinya adalah adaptasi. Jika mereka cepat mengadopsi, mereka pasti akan mencintai belajar di universitas kami (Unpad),” tutur Jalloud yang baru saja menyelesaikan studinya di S-2 FISIP Unpad.

Sementara itu, Bunly Soeung, salah seorang penerima beasiswa DCPS asal Kamboja mengatakan bahwa acara tersebut baru diselenggarakan, tidak pernah mereka alami pada tahun-tahun sebelumnya. “Kita para mahasiswa lama, tidak pernah mengalami peristiwa semacam ini, pesta dan orientasi untuk mahasiswa baru. Kami senang bahwa anggota organisasi kami menyadari hal itu dan memulainya. Mudah-mudahan para mahasiswa baru ini tidak mengalami hal yang pernah kami alami,” ujar Bunly, yang juga baru lulus dari S-2 FISIP Unpad.

Jelena Majstorovic, mahasiswa baru asal Serbia Montenegro, mengatakan bahwa untuk minggu pertamanya di Bandung dirasakan cukup sulit. “Untuk hari-hari pertama saya di Bandung, cukup sulit. Tapi itu benar-benar akan sulit jika para mahasiswa lama itu tidak membantu dan menjelaskan semuanya kepada saya bagaimana itu akan terjadi. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi pada saya dan saya berterima kasih pada mereka untuk itu. Tanpa mereka mungkin saya sudah pulang sekarang. Saya sangat senang bahwa UISA melakukan acara ini, karena kita, mahasiswa baru memang menjadi bagian dari organisasi ini dan universitas juga” ungkapnya.

Para mahasiswa internasional baru yang hadir pada acara tersebut adalah untuk Jelena Majstorovic (Serbia Montenegro), Md Anisuzzaman (Bangladesh), Xu Song (Cina), Ravo Ramiaramanana dan Risianjia Miarisoa (Madagaskar), Yuwanda Sawangsri (Thailand). Mereka adalah para mahasiswa penerima beasiswa DCPS. Sedangkan mahasiswa asing yang belajar Bahasa Indonesia di UPT Kebahasaan yang hadir adalah Franco Gonzalo Montesino (Argentina), Anett Koteles (Hungaria), Maria Batalha (Portugal), Aliona Gushchina (Rusia), Kim Bonggyun (Korea Selatan), Bunsen Sok, David, Serey, dan Vatha (Kamboja).


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: