Festival Kuliner UISA Ramai Pengunjung

1 01 2011

[Unpad.ac.id, 28/12] Gelaran “International Culinary and Documentary Festival” diserbu oleh para pengunjung. Gelaran ini diadakan oleh Unpad International Student Association (UISA) organisasi yang mewadahi para mahasiswa internasional di Unpad. Para pengunjung yang hadir tampak antusias mengunjungi seluruh stan dari 12 negara yang mengikuti acara tersebut di Taman Bale Rumawat Unpad, Jln Dipati Ukur No. 35 Bandung, Selasa (28/12).

International Culinary and Documentary Festival” ini menampilkan berbagai macam makanan khas, pernak-pernik, kebudayaan, dan daya tarik pariwisata dari 12 negara, yaitu Serbia, Kamboja, Zimbabwe, Thailand, Madagaskar, Filipina, Myanmar, Laos, Papua Nugini, Jepang, Bangladesh, dan Uganda. Gelaran ini sesuai dengan tema yang mereka pilih yaitu “Let’s Explore the Taste and Culture of the World”.

 

Selain mencoba berbagai makanan khas dari negara tersebut, para pengunjung tampak asik bertukar informasi seputar kondisi sosial, perekonomian, kebudayaan dan tempat-tempat pariwisata dari negara-negara tersebut. Salah satu pengunjung festival, Seto mengaku sangat tertarik mengunjungi festival ini untuk menambah pengetahuan mengenai negara-negara yang mengikuti festival.

“Acara ini sangat menarik sekali, selain bisa mencoba makanan-makanan khas dari berbagai negara, saya juga mengobrol-ngobrol dengan mahasiswa dari negara lain sehingga bisa membuka wawasan saya untuk mengetahui kondisi negara-negara mereka, terutama negara dari Afrika dan Eropa,” tutur Seto, mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Unpad.

Untuk bisa mencicipi makanan khas yang ditampilkan 12 negara tersebut, pengunjung tidak usah khawatir dengan harga, karena harga yang ditawarkan terbilang sangat murah. Pengunjung tinggal membeli kupon dengan merogoh kocek Rp 7.500 untuk satu makanan, atau dengan memakai paket Rp 10.000 untuk tiga jenis makanan.

Salah satu pengunjung lain, Irara mengaku senang bisa mencicipi makanan khas dari berbagai negara, apalagi dengan harga yang sangat murah. “Acara ini bagus, menambah wawasan. Selain itu tanpa keliling dunia saya bisa mencicipi berbagai makanan khas dari berbagai negara, dengan harga murah lagi,” ungkap Irara mahasiswa Fakultas Ekonomi Unpad ini.

Dalam festival ini, setiap negara peserta berlomba-lomba membuat semenarik mungkin stan mereka untuk menarik para pengunjung. Selain makanan, para mahasiswa asing yang mewakili negaranya menghiasi stan mereka dengan bendera, hiasan, pernak-pernik, serta cinderamata khas dari negara masing-masing.

Stan mahasiswa Thailand contohnya, mahasiswanya memakai pakaian khas mereka untuk menarik para pengunjung. Sementara stan d Uganda menggunakan makanan khas serta poster-poster kebudayaannya sebagai daya tarik. “Saya menampilkan makanan khas seperti Chapati dan Chiken atau dalam bahasa Uganda disebut Nkoko. Juga ada Muchere (nasi) dan Nyama (daging),” tutur Musa, mahasiswa asal Uganda.

Selain menampilkan stan dari masing-masing negara, dalam gelaran “International Culinary and Documentary Festival” ini para mahasiswa asing ini juga memperkenalkan negara mereka melalui video, film dokumenter, serta slide show. Documentary festival ini di gelar di Bale Rumawat Padjadjaran. Dalam kegiatan ini para mahasiswa dari 12 negara tersebut menunjukkan kebudayaan dan mempromosikan pariwisata dari negara masing-masing.

Presiden UISA, Miray Razanajatovo, mengatakan bahwa acara “International Culinary and Documentary Festival” ini bertujuan untuk memperkenalkan negara-negara dari masing-masing mahasiswa asing yang kuliah di Unpad. ”Saya harap para pengunjung nanti bisa tahu negara kami masing-masing, baik itu dari makanan khas, pernak-pernik, kebudayaan dan daya tarik pariwisata kami,” tutur mahasiswa dari Madagaskar ini


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: