SMAN 2 Pamulang Kunjungi Unpad

10 01 2011

Pelajar menyimak pemaparan tentang seleksi masuk ke Unpad (Foto: Dadan T)[Unpad.ac.id, 3/02] Universitas Padjadjaran (Unpad) kembali menerima kunjungan para siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Pada hari ini, Selasa (3/02), Unpad menerima kunjungan dari SMA Negeri 2 Pamulang, Tangerang. Rombongan yang berjumlah sekira 200 orang tersebut diterima oleh Koordinator Humas Unpad, Weny Widyowati, S.Sos., M.Si beserta jajarannya di lantai 4 Gedung Rektorat Baru, Jl. Dipati Ukur 35 Bandung.

Pelajar menyimak pemaparan tentang seleksi masuk ke Unpad (Foto: Dadan T)

“Kunjungan ini kami maksudkan untuk lebih mengenal Unpad. Pada tahun 2008, alhamdulillah ada dua alumni kami yang berhasil menjadi mahasiswa Unpad lewat jalur Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP). Kami berharap tahun ini jumlah alumni kami yang diterima di Unpad menjadi lebih banyak,” ujar Kepala SMA Negeri 2 Pamulang, Drs. Agus Purwanto. Ia menambahkan, SMA Negeri 2 Pamulang berdiri sejak 2005, sehingga para siswa yang berkunjung ke Unpad ini merupakan angkatan ke 3.

Dalam acara tersebut juga dilakukan pemaparan informasi SMUP oleh Muhammad Amir Solihin, Sp., MT. Dosen Unpad yang juga panitia SMUP itu menjelaskan, terdapat 2 jalur masuk Unpad, yaitu SMUP dan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). SMUP menyelenggarakan seleksi untuk berbagai program seperti S1 (lulusan SMA), S1 (minimal 110 SKS), D-3, S-2 dan S-3, sementara SNMPTN hanya menerima calon mahasiswa untuk program S1 (lulusan SMA).

Acara yang dipandu staf Humas Unpad, Dra. Wati Sukmawati, ini semakin hangat ketika menginjak sesi tanya jawab. Sejumlah guru dan siswa SMA Negeri 2 Pamulang mengajukan pertanyaan seputar program Penelusuran Minat dan Kemampuan (PMDK), passing grade, prosentase penerimaan mahasiswa baru melalui jalur SMUP dan SNMPTN, hingga jumlah lulusan yang terserap dunia pekerjaan dan kualitas alumni.

Menjawab pertanyaan mengenai PMDK, Weny menjelaskan, Unpad berencana mengadakan program PMDK, namun bukan seperti program PMDK pada umumnya. PMDK yang dimaksud lebih mempertimbangkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan potensi daerah asal calon mahasiswa. “Misalnya, ada calon mahasiswa yang berprestasi tapi tidak mampu, dan daerah asalnya sangat potensial di bidang agraria, maka ia akan ditempa di Fakultas Pertanian Unpad, dengan biaya dari pemerintah daerah yang bersangkutan,” ujar Weny.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: