Murid SMA Yayasan Pupuk Kaltim Bontang Kunjungi Unpad

13 01 2011

[Unpad.ac.id, 13/1/2011] “Mau meneruskan studi ke mana?” Itu adalah satu pertanyaan yang seringkali dilontarkan sesudah kita menyelesaikan studi di Sekolah Menengah Atas (SMA). Pertanyaan ini merupakan pertanyaan klasik dan sederhana, tapi ternyata  tidak mudah untuk menjawabnya. Banyak faktor yang kemudian menjadi bahan pertimbangan para lulusan SMA baik itu dari segi minat, biaya, sampai dengan prospek kerja yang akan mengantarkan mereka ke cita-cita yang diimpikan.

Weny Widyowati saat memaparkan informasi tentang Unpad kepada para murid SMA YPK Bontang Kaltim (Foto: Dadan T)*

“Pentingnya informasi mengenai perguruan tinggi menjadi salah satu fokus sekolah, khususnya sekolah menengah atas dalam mengantarkan putra-putrinya mencari informasi terkait perguruan tinggi,” tutur Slamet Suyoso, staf pengajar dan perwakilan dari SMA Yayasan Pupuk Kaltim (YPK) Bontang Kalimantan Timur ketika melakukan kunjungan ke Universitas Padjadjaran. Sebanyak lebih dari 50 murid kelas XI SMA YPK Bontang Kaltim ini diterima oleh Kepala UPT Humas Unpad, Weny Widyowati, di Ruang Sidang Pleno, Gedung 3 Jln. Dipatiukur No.35 Bandung, Kamis (13/1).

Slamet Suyoso, yang mengetuai rombongan SMA YPK Bontang, mengatakan bahwa salah satu tujuan kunjungan ke Unpad kali ini adalah untuk memberikan gambaran secara lebih real bagi para murid tentang sejumlah perguruan tinggi yang ada di pulau Jawa, salah satunya adalah Unpad.

“Murid yang kita ajak adalah para siswa kelas dua (kelas XI) sehingga mereka punya cukup waktu untuk menentukan pilihan perguruan tinggi. Kita ajak mereka langsung melihat kampus seperti Unpad agar mereka dapat memilih sesuai dengan pengalaman dan informasi yang diperoleh selama perjalanan,” ungkapnya. Guru Sosiologi dan Sejarah ini juga menyampaikan bahwa sejumlah alumni SMA YPK, ada pula yang telah menjadi mahasiswa Unpad. Hal tersebut juga menjadi salah satu alasan memilih Unpad untuk dikunjungi.

Pada kesempatan tersebut, Ketua UPT Humas Unpad Weny Widyowati menjelaskan selayang pandang mengenai Universitas Padjadjaran mulai dari sejarah Unpad didirikan. Menjadi suatu kebanggan bahwa Unpad pertama kali didirikan pada tahun 1957 diresmikan pertama kali oleh Presiden pertama RI, Ir. Soekarno. Kemudian berbagai perkembangan kemudian terjadi sampai dengan usia Unpad yang ke 53 tahun ini.

“Tak kenal maka tak sayang. Selayang pandang mengenai Unpad kami jelaskan agar para murid dapat mengenal lebih mendalam dengan Unpad. Setelah berbagai penjelasan yang saya sampaikan, saya berharap para murid tidak ragu-ragu untuk bertanya berbagai hal terkait Unpad,” ungkap Weny.

Antusiasme kemudian terlihat saat sesi tanya jawab. Akbar misalnya, sangat tertarik dengan bidang manajemen, dan bercita-cita untuk bisa masuk ke Fakultas Ekonomi. Berbagai pertimbangan juga menjadi pertanyaan para murid khususnya terkait dengan fasilitas seperti asrama. Weny mengakui bahwa asrama di Unpad memang tidak bisa menampung seluruh mahasiswa.

“Khusus untuk mahasiswa kedokteran, kedokteran gigi, misalnya. Siswa memang diwajibkan untuk tinggal di asrama selama satu tahun. Karena para mahasiswa ini memerlukan mentoring yang bisa dilakukan dalam satu tempat. Sementara untuk mahasiswa lain, kami akan juga mengakomodasi mahasiswa yang memang memerlukan asrama, walaupun tidak dapat tertampung seluruhnya,” jawab Weny.

Organisasi kemahasiswaan, juga menjadi perhatian para siswa SMA YPK Bontang ini. Weny mengatakan bahwa Unpad memiliki banyak Unit Kegiatan Mahasiswa yang dapat dijadikan wadah para mahasiswa dalam mengembangkan bakat dan kecerdasan sosial mereka. Ada pula organisasi kemahasiswaan yang biasa disebut dengan Badan Eksekutif Mahasiswa.

“Selain itu, Unpad juga sangat concern terhadap mahasiswa yang ingin berwirausaha. Banyak kegiatan yang telah dilakukan terkait dengan kewirausahaan,” tambah Weny.

Sementara terkait jalur masuk, Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) baru saja mengeluarkan informasi terkait dengan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Para murid dapat mencari tahu jadwal, biaya pendaftaran di situs resmi SNMPTN di alamat http://www.snmptn.ac.id. Selain lewat SNMPTN, ada pula jalur masuk mandiri yang disediakan Unpad yaitu jalur SMUP (Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran).

“Sesuai dengan arahan Kemdiknas, kami tentunya terus mendorong setiap murid agar mengikuti ujian berskala nasional, yaitu SNMPTN. Jadi diharapkan, mereka dapat bersungguh-sungguh belajar untuk SNMPTN,” tutup Weny yang berharap para siswa setelah ini  menempatkan Unpad sebagai pilihan tempat kuliah mereka.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: