Unpad dan Disdik Jabar Siapkan Subkampus Pendidikan Diploma 1

23 01 2011

[Unpad.ac.id, 21/01/11] Sebagai salah satu upaya untuk terus meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi serta menjaring para siswa yang tidak mampu untuk terus bisa sekolah dan menciptakan pekerjaan, Unpad bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat serta 19 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jawa Barat berencana akan mengadakan Program D1 Unpad atau yang disebut Program Subkampus.

Hal tersebut disampaikan oleh Staf Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) dan Sekolah Standard Nasional (SSN) Kerjasama Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Abur Mustika Wanto dalam acara Penyiapan Program Subkampus melalui Kerjasama Pendidikan D1 antara SMK dan Universitas Padjadjaran (Unpad) di Ruang Serba Guna Gedung 2 Lantai 4, Kampus Unpad Jln. Dipatiukur No.35 Bandung, Jumat (21/01).

Dalam acara yang diselenggarakan Bagian Kerja Sama Unpad serta Bagian Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) Unpad ini, program Subkampus tersebut sedang di bahas oleh beberapa perwakilan dari 19 SMK di Jabar dan rencananya program Subkampus ini akan dimulai pada Juni 2011 mendatang.

Abur  mengatakan bahwa Program Subkampus ini bertujuan membuka peluang supaya anak-anak yang berada di luar Unpad, bisa kuliah tanpa meninggalkan tempatnya. “Kita menyebutnya Subkampus, dulu ada Community College (CC) namun program ini yang menandatangi ijazahnya adalah Kepala SMK. Untuk program Subkampus ini, Unpad yang membimbing SMK dan ijazah D1 nantinya adalah ijazah Unpad dan ditandatangani oleh Rektor Unpad,” jelas Abur.

Abur juga mengatakan bahwa APK Provinsi Jawa Barat samapi saat ini terus meningkat, dan dengan program Subkampus ini diharapkan dapat terus meningkatkan APK Perguruan Tinggi di Jawa Barat serta terus melebarkan akses supaya anak-anak terlepas dari beban biaya untuk melanjutkan sekolah.

“Program ini untuk anak-anak yang ekonominya lemah yang bingung mau meneruskan kemana, tapi mempunyai kemampuan untuk menciptakan pekerjaan. Misalnya siswa lulus SMK, dia punya kemampuan beternak lele. Maka dia akan kita didik dengan rumus-rumus jitu dari para pengajar Unpad,” ungkap Abur.

Selain membahasa tentang tindak lanjut program D1 Unpad, dalam acara ini juga di bahas Rencana Alih Jenjang Program D3 ke D4 Akuakultur FPIK Unpad, serta tindak lanjut kerjasama dengan VEDCA dan SEAMOLEC

Direktur Bagian Kerja Sama Unpad, Ramdan Panigoro, dr., PhD. yang memandu langsung kegiatan tersebut mengatakan bahwa program D1 Unpad atau Subkampus ini diharapkan dapat terus membantu masyarakat terutama ekonomi lemah untuk terus melanjutkan pendidikan.

“Saya berharap ini dapat berjalan dengan lencar. Ini juga mudah-mudahan dapat terus meningkatkan APK masyarakat. Terutama menyadarkan masyarakat bahwa program ini di buat agar siswa setelah lulus bukan untuk mencari kerja tapi untuk menciptakan lapangan pekerjaan,” tegas Ramdan.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: