I-MHERE Unpad Sosialisasikan Hasil Penelitian Melalui Seminar dan Pameran

18 03 2011

[Unpad.ac.id, 17/03/2011] Masalah-masalah yang ada di masyarakat terkait ketersediaan pangan, sandang, kesehatan, dan lingkungan saat ini semakin kompleks. Untuk memberikan berbagai alternatif pemecahan masalah yang kompleks tersebut, diperlukan pendekatan dari berbagai disiplin ilmu dan kontribusi dari berbagai pihak. Pemerintah melalui Kemendiknas telah berupaya memfasilitasi para peneliti berbagai perguruan tinggi, melalui pendanaan Hibah Penelitian Kompetitif termasuk Unpad dalam melakukan penelitian dan memecahkan masalah tersebut.

Suasana seminar nasional dan pameran integratif pangan, kesehatan dan lingkungan di Gedung Teaching Hospital Unpad (Foto: Tedi Yusup)* 

“Agar pemanfataannya lebih optimal, hasil penelitian yang telah dilakukan perlu disosialisasikan dan ditindaklanjuti baik oleh peneliti maupun stakeholder yang terlibat didalamnya,” kata Pembantu Rektor Bidang Akademik yang juga Direktur I-MHERE Unpad, Prof. Dr. Husein H. Bahti dalam acara “Seminar Nasional dan Pameran Integratif Pangan, Kesehatan dan Lingkungan” di Lantai 6 Gedung Teaching Hospital Unpad, Jln. Eijkman No.38 Bandung, Kamis (17/03).

Ketua pelaksana seminar ini, Dr. Rer.nat. Suseno Amien mengatakan bahwa seminar yang berlangsung selama dua hari ini diikuti 61 peserta dengan 8 makalah utama. Ada pula sesi paralel yang akan diisi oleh sekitar 30 pembicara. “Seminar ini merupakan kegiatan yang diinisiasi oleh Tim-Task Force I-MHERE Unpad untuk menyosialisasikan hasil-hasil penelitian yang telah dilaksanakan. Terutama penelitian dengan lingkup tema pemanfaatan sumber daya lokal untuk ketersediaan pangan dan kesehatan masyarakat,” jelas Suseno.

Lebih lanjut Prof. Husein juga mengatakan bahwa Program Hibah Kompetisi yang telah dimulai sejak tahun 2006. Dengan kegiatan seminar seperti ini, diharapkan komunikasi dapat terjalin dan dapat mendorong penelitian yang menghasilkan inovasi baru, terutama dalam meningkatkan ketersediaan pangan dan kesehatan masyarakat, serta lingkungan yang menunjang pembangunan berkelanjutan.

“Upaya selanjutnya adalah bagaimana hasil-hasil penelitian yang telah dilaksanakan dapat diterapkan dalam memecahkan masalah di masyarakat dan dapat dikembangkan kembali di perguruan tinggi sebagai bahan pembelajaran,” lengkap Prof. Husein dihadapan ratusan peserta yang terdiri dari dosen, peneliti, perwakilan sejumlah balai penelitian, dan juga mahasiswa.

Kegiatan lain yang dilaksanakan bersamasan dengan seminar ini adalah pameran dari beberapa perusahaan yang terkait dengan pangan dan kesehatan. Termasuk juga beberapa produk yang dihasilkan dari Program Studi Pemuliaan Tanaman, Jurusan Kimia, dan Fakultas Kedokteran.

“Tapi selain tiga program studi yang ada di tiga fakultas tersebut, ada juga program yang mengintegrasi  ketiganya. Makanya, tema ini mengusung bagimana pendekatan dari tiga fakultas tersebut diintegrasikan untuk memecahkan masalah-masalah yang terjadi,” tambahnya.

Beberapa produk yang berhasil kita hasilkan, tambah Suseno misalnya penelitian dari jurusan kimia, yang menghasilkan bio stimulan untuk merangsang pertumbuhan tanaman. Contoh lain adalah pengembangan sorgum yang merupakan produk makanan berbasis tepung.

“Dalam hal ini, penelitian dapat berkembang, seperti apa pemanfaatannya dan seperti apa nilai gizinya. Jadi komunikasi ini terus berjalan melalui pendekatan multidisiplin yang kami lakukan dalam kegiatan ini,” tutup Suseno.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: