Unpad Sediakan Insentif Rp 10 Juta per Artikel Bagi Dosen yang Menulis di Jurnal Internasional

13 06 2011

[Unpad.ac.id, 10/06/2011] Dalam pemeringkatan yang diterbitkan Quacquarelli Symonds (QS) Ranking, Senin (23/5) lalu, Unpad berada di peringkat 128 universitas terbaik di Asia atau peringkat 5 di Indonesia. Walaupun peringkat tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, namun diharapkan pada tahun depan, Unpad dapat masuk ke peringkat 100 besar Asia.

“Untuk tahun ini, Unpad menargetkan dalam Indikator Kinerja Kunci (IKK) sebanyak 138 artikel ilmiah yang dimuat di jurnal internasional, 287 artikel ilmiah yang dimuat di jurnal nasional dan 32 HKI atau paten dari seluruh fakultas di Unpad. Ini sebagai upaya untuk meningkatkan peringkat Unpad masuk 100 besar,” ujar Rektor Unpad Prof. Ganjar Kurnia dalam acara temu wicara Rektor dengan periset dan penulis artikel ilmiah Unpad. Acara yang berlangsung di Rumah Makan Sindang Reret, Jln. Surapati Bandung, Kamis (9/06) ini juga dihadiri oleh para Pembantu Rektor, Dekan dan Ketua LPPM bersama jajarannya.

Untuk meningkatkan peringkat Unpad tersebut, Rektor menjelaskan bahwa Unpad akan mengupayakan berbagai cara, antara lain menyelenggarakan pelatihan bagi para periset tersebut. Pada pelatihan tersebut, mereka juga akan diberikan semacam asistensi baik seperti dari sisi bahasa dan sebagainya, dan akan berbagi pengalaman dengan para periset yang artikel ilmiahnya sering dipublikasikan di jurnal internasional.

Tidak hanya itu, menurut Pembantu Rektor Bidang Perencanaan,Sistem Informasi dan Pengawasan Prof. Ir. Tarkus Suganda, M.Sc., Ph.D., yang ditemui seusai acara, sejak tahun 2009 lalu, Unpad telah menyediakan insentif bagi para periset Unpad yang artikel ilmiahnya dipublikasikan di jurnal internasional. Insentif yang disediakan itu sebesar Rp 10.000.000,00 per artikel yang dimuat. Yang lebih menggembirakan lagi, bahwa mulai tahun ini, Unpad memberikan insentif tersebut itu secara penuh, karena pajaknya ditanggung oleh Unpad.

Persyaratan untuk mendapatkan insentif tersebut tidaklah sulit. Syaratnya adalah artikel ilmiah tersebut berbahasa Inggris, diterbitkan di jurnal internasional dengan editor dari berbagai negara dan dipublikasikan atau diedarkan secara internasional, penulis yang mengajukan insentif adalah sebagai penulis utama, mencantumkan Unpad sebagai institusi asal penulis dan dipublikasikan pada tahun sekarang. Bila syarat tersebut telah terpenuhi, penulis artikel dapat mengajukan insentif tersebut melalui Pembantu Rektor II dan Pembantu Rektor V dengan melampirkan surat pengantar dari Dekan dan artikelnya.

“Artikel yang masuk akan diseleksi dahulu, apakah layak atau tidak untuk mendapat insentif tersebut, sesuai dengan persyaratan tadi. Yang akan menilainya adalah PR II dan PR V. Selain mendapat insentif dari Unpad, mereka juga bisa mengajukan insentif ke Dikti yang besarnya sama Rp 10 juta, namun dipotong pajak,” ujar Prof. Tarkus.

Ia juga menyampaikan bahwa dalam satu tahun, setiap tiga bulan sekali, penulis artikel yang sudah mengajukan insentif, akan diseleksi. Untuk periode April-Juni 2011, masih dibuka kesempatan bagi para penulis artikel yang artikelnya telah dimuat, untuk mengajukan permohonan insentif paling lambat pertengahan Juni, agar bisa ikut diseleksi diakhir bulan ini.

Berdasarkan catatannya, pada tahun 2001 tercatat 4 artikel yang mendapat insentif dari Unpad. Pada tahun 2010 sebanyak 29 artikel dan pada periode Januari-Maret 2011 sebanyak 16 artikel. Sementara pada periode April-Juni 2011, tercatat 20 artikel yang sudah diajukan untuk mendapat insentif dan akan diseleksi pada akhir bulan Juni ini.

“Awalnya Unpad membatasi satu fakultas, satu orang, dan satu artikel yang mendapat insentif. Tapi Rektor memutuskan untuk memberikan insentif tanpa dibatasi, asalkan sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan. Makanya ada satu penulis yang bisa mendapat insentif untuk 2-3 artikel, artinya mendapat Rp 20-30 juta. Semoga ini menjadi motivasi bagi peneliti yang lain untuk lebih rajin menulis di jurnal internasional,” tuturnya.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: