Beasiswa Unggulan Kemdiknas untuk Generasi Cerdas Indonesia

24 06 2011

Beasiswa Unggulan adalah suatu program pemberian bantuan biaya pendidikan oleh pemerintah Indonesia atau pihak lain kepada siapapun asalkan bukan seorang dosen reguler. Disebut unggul karena, baik penerima, bidang studi dan juga proses pembelajarannya dinilai unggul. Kementerian Pendidikan Nasional (Mendiknas) telah menggulirkan program ini sejak tahun 2006 sebagai strategi untuk menyiapkan generasi cerdas Indonesia agar dapat bersaing dengan yang lain pada abad 21 ini.

Dr. AB Susanto selaku Koordinator Program Beasiswa Unggulan mengatakan hal tersebut saat menjadi pembicara dalam kuliah umum terkait Beasiswa Unggulan yang diadakan oleh Program Pascasarjana Magister Ilmu Lingkungan (PSMIL) Unpad di Gedung PSMIL Unpad, Jln. Sekeloa Selatan 1, Bandung, Kamis (23/06). Kuliah umum tersebut juga dihadiri oleh para mahasiswa penerima Beasiswa Unggulan.

“Tahun ini sampai dengan 30 tahun kedepan adalah kesepatan terbaik buat kalian untuk bisa meningkatkan kualitas diri dengan bersekolah. Tahun 2010 keatas adalah eranya implementasi dan akselerasi. Untuk itu kalian harus memiliki kompetensi jika ingin bertahan,” ujar AB Susanto.

Hal ini ada kaitannya dengan lonjakan penduduk yang mungkin terjadi sehingga membuat Dependency Ratio semakin kecil  pada rentan tahun 2010 sampai 2040-an. Tahun dimana Indonesia akan genap berusia satu abad. Hal ini merupakan modal dasar bagi peningkatan produktivitas ekonomi dan pengembangan pasar domestik jika saja potensi kualitas SDM Indonesia semakin baik. Karena jika tidak, lonjakan penduduk yang tidak disertai peningkatan produktivitas akan menyebabkan bencana demografi.

AB Susanto menambahkan bahwa atmosfir kompetisi yang ketat dan pola perubahan yang cepat pada abad 21 ini pada akhirnya mengharuskan manusia Indonesia mempersiapkan diri. Hal itu yang mendasari Kemdiknas menginisiasi  adanya program Beasiswa Unggulan. Program ini memiliki ambisi dan tujuan yang sama seperti program-program beasiswa lainnya. Sebut saja Erasmus Mundus (Perancis), DAAD (Jerman), atau USAID (Amerika).

“Indonesia punya potensi (secara demografi) untuk menjadi negara yang maju. Kuncinya adalah kualitas sumber daya manusianya. Karena ciri abad ke 21 adalah kompetisi yang ketat dan juga perubahan yang sangat tepat. Beasiswa Unggulan adalah upaya kita untuk menjawab itu,” tambahnya.

Sasaran dari program ini adalah orang-orang yang memiliki prestasi dan kecuali dosen. Sebagai contoh peraih medali olimpiade, juara lomba bidang sains, teknologi, seni budaya dan olahraga, guru berprestasi, pegawai atau karyawan yang berprestasi selama diusulkan dan disetujui oleh lembaga dimana mereka tinggal.

Sampai dengan 2010, peserta program beasiswa unggulan ini lebih didominasi oleh jenjang S-2. Jumlahnya berimbang dengan jenjang S-1. Namun untuk jenjang doktor (S-3) masih sangat kurang. Untuk mendorong hal itu, Kemendiknas melalui Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar negeri berencana untuk menggulirkan Program Debt Swap tahun 2011. Program beasiswa yang dibuat antara pemerintah Jerman dan Indonesia dalam rangka pengurangan hutang luar negeri. Tujuannya adalah untuk meningkatkan mutu perguruan tinggi di Indonesia dalam bidang Sumber Daya Manusia (SDM). Informasi terkait Beasiswa Unggulan Kemdiknas dapat diakses di http://beasiswaunggulan.kemdiknas.go.id/

“Tahun depan akan ada kesempatan untuk 5.000 beasiswa untuk program doktor (S-3) jadi ini kesempatan bagus bagi kalian jika ingin meneruskan kuliah. Peluangnya sangat besar untuk mendapatkannya. Masa saya sudah lewat, ini adalah masanya kalian. Jadi, tunggu apalagi,” ungkapnya. * (Unpad.ac.id)


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: